Aug/083
Memahami Cara Kerja Free Hide Folder 2.0
Berkaitan dengan tulisan maseko yang berjudul “Free Hide Folder“, saya pun tertarik untuk mengunduhnya. Setelah saya mengunduhnya, saya langsung mencobanya setelah pulang ke rumah. Saya instal, dan pada akhir instalasi saya di “suruh” untuk memasukkan password. Setelah selesai, saya coba menyembunyikan folder “My Documents” pada drive D, dan berhasil.
Saya langsung mencoba membuka Windows Explorer, mengklik [Tools] > [Folder Options], lalu masuk ke tab [View] dan memilih [Show hidden files and folders] dan juga menghilangkan tanda checklist [Hide protected operating system files (Recommended)] untuk memperlihatkan seluruh folder biasa dan folder sistem yang tersembunyi, tapi hasilnya nihil. Saya coba paksa masuk dengan mengetik “D:\My Documents” pada Address bar, malah keluar pesan error “Cannot find ‘file:///D:/My%20Documents’. Make Sure the path or Internet address is correct.” Dan saya pun mengakui kehebatan program ini, tapi setelah beberapa saat, saya merasakan keanehan, seluruh folder tersembunyi malah tidak terlihat, walaupun sudah di-setting pada Folder Options, tetap saja folder tersembunyi lainnya tidak muncul juga.
Iseng-iseng saya mencoba cara klasik lewat Command Prompt, saya ketikkan “dir /a:s /a:h” dengan tujuan menampilkan semua folder dan file yang tersembunyi. Dan setelah melihat list folder dan file tersembunyi, saya merasa janggal dengan folder bernama “CHKDSK.100ÿÿ“, saya merasa belum pernah membuat dan melihatnya. Dengan senyuman kecil saya mengetikkan “D:\CHKDSK.100ÿÿ” pada Address bar Windows Explorer, Dan…saya pun masuk ke folder yang disembunyikan oleh Free Hide Folder.
Akhirnya, saya mengerti cara kerja program ini, jadi program ini men-setting agar Windows Explorer dibuat “buta” sehingga tidak dapat melihat folder tersembunyi. Lalu ketika kita memilih suatu folder untuk disembunyikan olehnya, program ini langsung me-rename-nya ke nama yang aneh sehingga membuat seseorang mengira folder yang di-hide benar-benar tidak ada. Dan jika ada lebih dari satu folder yang di-hide, maka ia akan me-rename folder selanjutnya sedikit berbeda dengan yang pertama, kalau yang pertama bernama “CHKDSK.100ÿÿ”, maka yang kedua akan bernama “CHKDSK.101ÿÿ”, dan seterusnya. Memang kita tidak bisa menuntut kesempurnaan sebuah program, apalagi program ini freeware, dan saya tidak jadi mengakui kehebatan program ini
. Oh iya, satu kalimat yang harus diingat, “Banyak Jalan Menuju Roma”.
Leave a comment
No trackbacks yet.

7:07 pm on August 20th, 2008
Saya berikan link halaman ini pada tulisan mengapa saya menguninstall Free Hide Folder
http://maseko.com/2008/08/01/uninstall-free-file-folder/
9:26 am on September 16th, 2008
Kok sama ya di tempat teman saya juga foldernya direname jadi CHKDSK.100ÿÿ trus di hidden dan dijadikan filesystem.
Ya namanya saja free.
Kalo orang bilang.
Sudah gratis kok minta slamet.he.he.he..
Salam kenal ya.
10:18 pm on February 6th, 2009
Ia juga ya, jadi berhati-hatilah agar file yg semestinya bukan konsumsi publik dapat dilhat orang banyak, No Body’s Perfect, Good Job Bro…